November 3, 2016

Seruni

November 3, 2016
Tiba waktunya Oktober pamit,
merapikan segala perkakas diatas panggung tahun ini.
Lalu November memulai pentas, 
menyiapkan kejutan-kejutan yang hanya diketahui oleh ia sendiri.

Di salah satu kota, 
November menjadi duka atas kematian-kematian yang tidak pernah diinginkan.
Namun tidak di kotaku, 
hari ini Seruni lahir kembali, 
bersama dengan segala kebahagiaan-kebahagiaan yang ia ciptakan.

Seruni mekar, dan tak pernah layu.
Semoga.
Selamat lahir kembali, Seruni.

03 November 2016
Dwi Ma'ruf Alvansuri

No comments:

Post a Comment

Dwi Ma'ruf Alvansuri © 2014